Selamat datang

Kabupaten Minahasa Utara merupakan salah satu dari 15 Kabupaten/Kota di Propinsi Sulawesi Utara dengan Ibukota Airmadidi sekitar 19 km dari Manado. Daerah ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Minahasa dengan luas wilayah 918,97 km2 dengan jumlah penduduk 161,727 jiwa.

Berdasarkan kondisi geografis serta faktor pendukung yang ada, Pariwisata Minahasa Utara sangat potensial sebagai daya tarik seperti: wisata alam, bahari serta peninggalan sejarah dan budaya daerah.

Welcome

North Minahasa County is one of the 15 counties / municipalities within the province of North Sulawesi. Airmadidi, the capital city of North Minahasa County, is only 19 kilometers away from Manado, the capital city of North Sulawesi. North Minahasa County is part of an expansion of the greater Minahasan district with a population of 161,727 within an area of 918.97 square kilometers.

Based on its geographical conditions and rich environmental factors, the tourism potential of North Minahasa includes the abundance of a rich natural environment, marine life, historical heritage and culture of the area.

Kaki Dian

Kaki Dian adalah sebuah menara berbentuk kaki dian dengan 7 cabang lampu yang memiliki tinggi 19 meter, dengan jarak 3 km dari kota Airmadidi. Di Kaki Dian anda bisa menikmati keindahan pemandangan sebagian daerah Kabupaten Minahasa Utara dan pegunungan seperti gunung Lokon dan gunung Mahawu.

Kaki Dian

Kaki Dian is a foot-shaped tower with a 7-branch lampstand that closely resembles the Jewish Menorah. The lampstand stands 19 meters high, and is only 3 kilometers from the city of Airmadidi. At Kaki Dian, you can enjoy the scenic beauty of North Minahasa County and visible mountains of Mount Lokon and Mount Mahawu.

Air Terjun

Di daerah Minahasa Utara banyak terdapat air terjun dengan air yang jernih dan alami. Beberapa di antaranya terdapat di desa Tontalete, Kecamatan Kema, desa Suwaan Kecamatan Kalawat, desa Talawaan di Kecamatan Talawaan yang lebih dikenal dengan sebutan Air Terjun Tunan yang terletak sekitar 25 km dari Kota Manado. Air Terjun Tunan dapat dicapai dengan kendaraan bermotor kira-kira 6 km dari desa Talawaan dan dilanjutkan dengan berjalan kaki dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam. Air terjun ini bersumber dari sungai di atas gunung yang mengalir meliwati tebing terjal dengan ketinggian 60 m.

Tunan Waterfalls

Tunan Waterfalls is the name of a waterfall that straddles the border between several adjacent villages of Tontalete of Kema District, Talawaan of Kalawat District, and Talawaan of Talawaan Disrict. Tunan Waterfalls is renowned for its clear waters and natural beauty; it is 25 kilometers from Manado, and can be reached with a vehicle at about 6 kilometers away from Talawaan and further extending the journey on foot in about an hour. Tunan Waterfalls drains from a mountain river that flows through steep cliffs with a vertical drop of 60 meters.

Pulau Gangga

Pulau ini terletak sekitar 60 km dari Manado tepatnya di Kecamatan Likupang Barat. Pulau Gangga memiliki pasir putih yang halus dan bersih yang dilatarbekangi oleh laut. 

Dalam kawasan perairan pulau gangga ini terdapat taman laut yang kaya akan species ikan dan biodata laut lainnya yang telah menjadi target bagi para penyelam internasional. Minikmati taman laut yang indah di siang hari, beristirahat malam hari di Gangga Island Resort and Spa sambil menikmati panorama yang tiada taranya. Fasilitas yang ada di resort ini yaitu rumah kayu adat Minahasa dilengkapi TV dengan jaringan internasional, kolam renang, restoran dan bar dengan santapan Indonesia dan internasional, butik, spa dan diving.

Gangga Island

Gangga Island is located about 60 kilometers from Manado and is also located precisely in the western part of Likupang district. The islands’ fine white sands coasting beside the clear emerald waters are what make Gangga Island a natural wonder. Within the waters of Gangga Island’s marine park, there dwells an ecosystem of beautiful species of fish and other marine organisms, which have become a sight-seeing target for international divers. The existing housing facilities at the resort are built using traditional Minahasan wood. The resort is equipped with convenient amenities such as access to international TV networks, swimming pool and spa treatment, a boutique, and fine restaurants and bars with a taste of both Indonesian and international cuisine. 

Gunung Klabat

Gunung Klabat merupakan gunung yang tertinggi di Sulawesi Utara, 2,020 meter dari permukaan laut.

Pendakian gunung Klabat dapat dilakukan selama 5-6 jam dimulai dari kaki gunung yang terletak di Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara. Gunung Klabat memiliki beberapa jenis tumbuh-tumbuhan yang eksotik, beberap jenis hewan langka. Pemandangan yang indah ke beberapa kota/kabupaten di Sulawesi Utara dapat dilihat dari puncak gunung.

Mount Klabat

Mount Klabat is the tallest mountain in North Sulawesi, with an elevation of 2,020 meters above sea level. Fellow adventurers and hikers may take up five to six hours to hike Mount Klabat from the foot of the mountain at Airmadidi. Along the trails leading up to the top, curious visitors will get to see exotic plants and witness various endangered animals in their natural habitat. A breathtaking view of the cities and counties in North Sulawesi can be seen from the top of Mount Klabat. 

Desa Pulisan

Desa Pulisan terletak 38 km dari Airmadidi, memiliki panorama alam yang indah serta menyimpan keunikan seni budaya musik bambu tada tradisional yang menarik.

Pulisan Village

Pulisan Village

The village of Pulisan, located 38 kilometers from Airmadidi, oversees a panorama of a radiant natural landscape. Also, Pulisan holds a very unique and attractive form of traditional bamboo music arts and culture. 

Waruga

Minahasa Utara memiliki peninggalan Megalithic bernama Waruga atau Kubur Batu leluhur Minahasa yang muncul dan berkembang pada tahun 400 sebelum masehi sampai awal abad ke 20 sesudah masehi.

Di Minahasa Utara jumlah Batu Waruga ditemuka lebih dari 1000 buah yang tersebar di beberapa tempat, seperti di desa Sawangan yang memiliki koleksi 144 buah waruga, di Kelurahan Airmadidi Bawah 149 buah waruga dan masih banyak lagi waruga yang tersebar di beberapa tempat di Minahasa Utara.

Waruga

North Minahasa has relics of megalith tombstones known as Waruga, that were developed in the year 400 BC and emerged in the early 20th century. A total number of Waruga stone relics were found more than 1000 pieces spread across several locations in North Minahasa. A collection of 144 Waruga pieces were found in the village of Sawangan and 149 pieces found in Airmadidi Bawah. 

0