Sabtu, 05 November 2016

Minahasa Tolak Ukur Pembangunan Sulut

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE bersama Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw menghadiri acara rapat paripurna istimewa DPRD Minahasa dalam rangka memperingati HUT Minahasa ke 588.

Acara tersebut dilaksanakan Sabtu (5/11) pagi, bertempat di Wale Ne Tou Minahasa.

Dalam sambutannya Gubernur mengatakan di usia ke 588 kabupaten Minahasa telah banyak memberikan sumbangsi pembangunan bagi Provinsi Sulawesi Utara. Warga Minahasa harus terus bersatu mendukung semua pembangunan yang dijalankan pemerintah serta semua rencana kedepan.

Rakyat Minahasa harus selalu menjaga persatuan, kerukunan dan tetap dalam lindungan Tuhan. 588 tahun minahasa berdiri, menjadi tanda prestasi yang baik daerah Minahasa terus menjadi dewasa, walaupun diakui masih banyak kekurangan yang harus di benahi.

Minahasa merupakan tolak ukur pembangunan Sulut kedepan. Minahasa telah menciptakan banyak Kabupaten baru. Terus lakukan perubahan di segala bidang guna menopang pertumbuhan ekononi daerah, Pemerintah provinsi terus mensupport pembangunan Kabupaten Minahasa.

Saat ini Minahasa juga telah mendukung program pemprov dalam memajukan sektor pariwisata daerah, pemerintah Kabupaten harus menangkap dengan baik segala bentuk pengembangan potensi wisata. Minahasa terus menjadi pusat pertumbuhan ekononi. Pertahankan budaya mapalus (gotong royong), selesaikan segala kemiskinan dan terus melakukan revolusi mental seperti apa yang dikatakan Presiden Joko Widodo. Hal ini perlu untuk meningkatkan kualitas hidup daerah dan bangsa.

Gubenur menyampaikan terima kasih kepada Bupati Minahasa yang mendukung program pembangunan pendidikan dengan memberikan bantuan belajar bagi ratusan siswa dan mahasiswa melalui program bidik misi tahun ini sebanyak 100 orang sedangkan Pemprov sendiri lewat program ini juga telah membantu sebanyak 400 siswa dan mahasiswa. Sumber daya manusia sangat penting untuk pembangunan daerah. Diakhir sambutan Gubernur mengingatkan semua elemen masyarakat untuk Berdamai dengan lingkungan dengan sesama karena Torang Samua Ciptaan Tuhan. Turut hadir Wakil Ketua MPR EE Mangindaan bersama Ibu Adelyn Mangindaan Tumbuan, Anggota DPR RI Jendry Keintjem, Anggota DPD Steva BAN Liow, Ketua TP PKK Sulut Ir Rita Maya Dondokambey, Wakil Ketua TP PKK dr Kartika Devi Kandouw Tanos MARS serta sejumlah Bupati/Walikota se-Sulut.

Sumber: humas pemprov sulut

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE mengharapkan, tiap tahun kalau tentara Amerika mau latihan, latihan di sini saja. Harapan orang nomor satu di Sulut itu disampaikan kepada wartawan usai upacara pembukaan pelaksanaan, latihan bersama (Latma) Angkatan Udara Amerika Serikat dan TNI-AU bersandi "Cope West" di Appron Bandara Sam Ratulangi Manado, Selasa (01/11) pagi kemarin.

Gubernur mengatakan, untuk pertama kali setelah 19 tahun yang lalu kembali ada latihan kerjasama tentara Amerika dan tentara Indonesia di Sulawesi Utara, nah itu satu hal yang sangat suprise bagi kami, karena Sulut sementara melaksanakan dan mencanangkan pariwisata untuk mendunia.

"Saya kira ini hal yang sangat baik, disamping itu juga perbatasan kita lebih aman, karena ada, pengamanan-pengamanan yang dilakukan dalam latihan ini", kata Olly sembari mengharapkan, tiap tahun kalau tentara Amerika mau latihan, latihan disini saja agar supaya wilayah perairan kita menjadi aman. Sebelumnya pada upacara pembukaan, Kepala Dinas Operasi Latihan TNI AU Marsekal Pertama Nanang Santoso menyebutkan, latma ini didukung oleh Pacific Air Forces, dan angkatan udara kedua negara akan terlibat dalam latihan tempur taktis, dengan pesawat tempur F-18 super hornet milik Amerika Serikat akan beradu manuver tempur dengan pesawat F-16 milik Indonesia di wilayah udara Sulut. Latihan ini dirancang untuk meningkatkan interoperabilitas antara Angkatan Udara AS dan TNI-AU; meningkatkan pertukaran pertukaran informasi teknis terkait operasi udara gabungan khusus untuk pesawat-pesawat militer AS dan Indonesia serta mendorong kerjasama dan kesamaan tujuan. Enam pesawat jet tempur F-18 milik Korps Marinir AS dan Enam pesawat jet tempur F-16 TNI-AU akan berpartisipasi dalam latihan bersama ini, sebut Santos.

Sementara Wakil Duta Besar Amerika Serikat Brian McFeeters mengatakan, Kerjasama pertahanan AS-Indonesia tidak pernah lebih kuat atau lebih komprehensif dari pada sekarang ini, dan kami bangga menjadi mitra utama bagi Indonesia dalam latihan bersama dan kerjasama lainnya dalam bidang pertahanan. Terkait kekuatan kemitraan strategis antara AS dan Indonesia, Brian menambahkan, "Amerika Serikat adalah kawan dekat dan mitra antusias untuk Indonesia diberbagai bidang, termasuk dalam memperkuat bidang penerbangan dan pertahanan di Indonesia. Kami berharap kelanjutan hubungan yang lebih kuat dan semakin berkembang".

Mewakili angkatan bersenjata AS, Letnan Kolonel Marinir Stephen McClune menekankan pentingnya menggelar latihan bersama, "Indonesia adalah mitra regional yang kuat dan kami menggunakan kesempatan latihan ini untuk meningkatkan ketrampilan teknis dan juga untuk mempererat persahabatan, saling pengertian dan saling menghormati antara kedua Angkatan Bersenjata." Dia menambahkan, "Militer AS dan Indonesia juga diuntungkan dengan adanya penggunaan jenis pesawat yang sama. Kesamaan ini lebih memudahkan kami untuk bekerja sama dalam mengatasi masalah-masalah regional."

Dan Lanudsri Kol. Djoko mengungkapkan, Latma Cope West akan diselenggarakan di Manado mulai tanggal 31 Oktober hingga 11 November. Latihan ini hanya merupakan salah satu contoh dari banyak kegiatan kemitraan Amerika Serikat dengan Indonesia dalam menghadapi tantangan regional dalam bidang politik dan keamanan di kawasan Asia-Pasifik.

Turut hadir unsur Forkopimda Sulut, Sekretaris Daerah Edwin Silangen SE MS dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Jhon Palandung MSi.

Sumber: Humas Pemprov Sulut

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE di dampingi Sekprov Edwin Silangen SE MS di kediaman pribadi Gubernur Desa Kolongan Minut, Senin (24/10) pagi kemarin, menerima kunjungan Duta Besar Denmark untuk Indonesia Casper Klynge dan Head of Development Jacon Stensdal Hansel.

Tujuan kedatangan ke Manado dalam rangka membahas pengembangan KEK Bitung, pengembangan infrastruktur khususnya pelabuhan, konektifitas maritim, industri pariwisata dan penanggulangan limba kelautan dan prioritas lainnya, baik di Provinsi Sulut maupun Kota Bitung yang dapat didukung oleh pemerintah dan sektor swasta Denmark, jelas Klynge.

Gubernur menyambut baik kunjungan Dubes Denmark ini, karena berkeinginan untuk membangun kerjasama dengan Pemerintah Provinsi. Berkaitan dengan lingkungan hidup seperti dalam pengelolaan sampah menjadi sumber energi baru terbarukan. Mereka sangat berkeinginan dalam pengolahan sampah ini, karena mereka memiliki tehnologinya.

Hadir dalam pertemuan itu, Asisten Perintahan dan Kesra Jhon Palandung Asisten Ekonomi Pembangunan Sanny Parengkuan, Ketua Bappeda Roy Roring, Kadis Perindag Yenny Karouw dan Kadis ESDM Marly Gumalag.

Sumber: Humas Pemprov Sulut.

Pengurus dan Anggota

Sanggar Kesenian Manado (SKM)

California - USA

mengucapkan selamat menjalankan tugas sebagai Gubernur Sulawesi Utara,

Bapak Olly Dondokambey

dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara,

Bapak Steven Kandouw.

0