Malam Seni dan Budaya Manado

Seiring dengan perjalanan waktu, tanpa terasa Sanggar Kesenian Manado (SKM USA) pada tanggal 27 September 2016 yang lalu genap berusia 1 tahun. Kendati demikian, organisasi ini mampu menorehkan misinya pada beberapa kegiatan antara lain mempersembahkan tarian-tarian khas Minahasa pada acara Natal SKM 19 Desember 2015, Judika In Concert 8 November 2015 dalam rangka merayakan hari ulang tahun ke 6 Paguyuban Jawa Plus dan

Malam Kunci Taon 2015 Kawanua Se Dunia (KSD) yang diselenggarakan pada tanggal 30 Januari 2016. Demikian ungkap Welly Rey, Ketua Umum SKM USA saat mengawali tatap muka dengan Redaktur Americaindo.com di penghujung bulan November 2016.

Sanggar Kesenian Manado USA, disingkat SKM USA, didirikan atau dideklarasikan pada tanggal 27 September 2015 oleh beberapa orang Minahasa, Sulawesi Utara, yang berdomisili di California. Organisasi ini dicatat di State of California sebagai organisasi nirlaba atau non profit organization dengan tujuan untuk menumbuhkembangkan warisan nilai-nilai luhur Seni dan Budaya Manado agar tetap terpelihara secara turun-temurun terutama bagi para diapora Manado yang berdomisili di Amerika dan lebih jauh memperkenalkan seni dan budaya ini bagi bangsa Amerika yang pada gilirannya berdampak pada kemajuan parisiwata Sulawesi Utara khususnya atau Indonesia pada umumnya. 

Berkaitan dengan hari ulang tahun pertama Sanggar Kesenian Manado USA, pada tanggal 19 November 2016 di Christian Pacific Center, Upland, California menyelenggarakan Malam Seni dan Budaya Manado dengan mempersembahkan antara lain tarian-tarian tradisional, lagu-lagu khas Minahasa, lagu-lagu terbaru Indonesia, eksposisi pakaian Indonesia. Acara ini dihadiri dan dimeriahkan oleh Artis Penyanyi Top Indonesia Eka Deli dari Jakarta. 

Lebih lanjut Welly Rey mengemukakan bahwa, SKM USA kedepannya akan berfokus pada latihan dan memperbanyak keikutsertaan dalam even-even sehingga Seni dan Budaya Manado ini semakin dikenal dan dicintai baik oleh kalangan sendiri maupun khalayak umum. Karena, pada dasarnya seni dan budaya Manado mengandung nilai-nilai luhur bagi kehidupan manusia yang harmonis dan sejahtera. Ambil contoh; tarian Maengket adalah sebuah tarian yang tidak lain ingin menggambarkan bahwa manusia hidup senantiasa berdampingan dengan orang lain yang berbeda-beda keberadaannya tetapi apabila manusia dapat saling bekersajasama, tolong-menolong, saling menghormati, maka kehidupan damai sejahtera akan senantiasa terasa. Maengket, selain diperagakan dalam bentuk tarian juga diringi dengan lagu pujian terhadap kebesaran sang Pencipta serta permohonan akan pemeliharaan-Nya bagi kehidupan manusia. FM/AI

Sanggar Kesenian Manado

Merayakan Natal 2015

Fontana, 14 Januari 2016.

Merayakan Natal adalah sebuah perayaan untuk memperingati hari kelahiran Tuhan Yesus yang datang guna menebus dosa umat manusia, dan oleh karenanya barang siapa yang percaya akan Dia tidak akan binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Dengan kata lain merayakan Natal adalah momentum untuk memperkokoh iman orang yang percaya kepadaNya agar mengikuti jalan kebenaran dan hidup yang ditunjukkanNya serta berpegang pada hukum kasihNya (the great commandment), yakni: "Kasihilah Tuhan, Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”. 

Berpegang pada dasar iman ini, pada tanggal 19 Desember 2015, Sanggar Kesenian Manado (SKM), mengadakan Ibadah Natal di gereja FCC, 8316 Sierra Ave, Fontana, California yang dihadiri oleh pengurus, anggota, undangan dan simpatisan SKM. Ibadah dipimpin oleh Pendeta Cynthia Londah-Kekung S.Th. Selesai Ibadah, dilanjutkan dengan perayaan di gedung fellowship yang diawali dengan penyampaian Pesan Natal oleh Ketua Umum SKM, Welly Rey. 

Dalam pesannya, Welly Rey, terlebih dahulu memperkenalkan tentang latar belakang berdirinya organisasi SKM, dimana pada tanggal 27 September 2015, bertempat di rumah Keluarga Taroreh-Turangan, Rialto, California, beberapa orang Minahasa yang berdomisili di California Selatan mendeklarasikan berdirinya organisasi SKM. Organisasi ini didirikan tidak lain karena kecintaan terhadap seni dan budaya Minahasa, warisan leluhur bumi Nyiur Melambai. Mengingat betapa tinggi dan luhur nilai-nilai budaya ini, tidak hanya bermanfat bagi kehidupan di masa lalu, tetapi juga bagi kehidupan masa kini dan masa mendatang, maka insan-insan Minahasa yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara, yang berdomisili di California Selatan merasa terpanggil untuk menggali terus seni dan budaya ini dan menumbuh-kembangkannya di Amerika.

Dikala umat Kristiani merayakan Hari Kelahiran Tuhan Yesus yang diimani sebagai Juruslamat dan pembawa damai, maka pada kesempatan ini pula Welly Rey mengajak hadirin dan semua pihak untuk menggunakan momentum Natal ini, untuk saling memaafkan satu dengan yang lain, berusaha menjadi saluran berkat dan damai sejahtera bagi orang-orang disekitar dan mengembangkan serta membaktikan talenta yang ada pada masing-masing untuk kesejahteraan dan kemakmuran umat manusia.

Disisi yang lain pula, Welly Rey mengajak, bahwa pelaksanaan PILKADA Indonesia dan khususnya PILKADA di Sulawesi Utara, dimana pada tanggal 9 Desember 2015 telah belangsung pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Propinsi Sulawesi Utara dan telah terpilih Bpk. Olly Dondokambey sebagai Gubernur dan Bpk. Steven Kandouw sebagai Wakil Gubernur. Maka waktunya sekarang agar semua pihak bersatu bergandengan tangan guna membangun Sulawesi Utara yang lebih baik.

Perayaan Natal kali ini dimeriahkan dengan tarian Katrili yang dibawakan oleh group SKM dan juga tarian Toraja ‘Tari Pa’gellu’ yang dibawakan oleh group Sikamali yang dipimpin oleh Pengurus Organisasi Toraja ‘Sikamali’ di California Ibu Yuditha Everton. FM/AI 011416

Pengurus dan Anggota

Sanggar Kesenian Manado - California, USA mengucapkan selamat menjalankan tugas sebagai Gubernur, Bapak Olly Dondokambey dan

Wakil Gubernur, Bapak Steven Kandouw

0