Bakudapa dan Dialog

Masyarakat Kawanua di California, 12 Mei 1996

Oleh Anna Mamesah-Kaseger

Loma Linda, 12 Agustus 2021

Pandemi Covid 19 sesunguhnya memang telah membawa dampak yang luar biasa terhadap berbagai bentuk kehidupan manusia, yang memaksa manusia untuk melakukan penyesuaian atau perubahan dalam pola hidup yang berbeda dengan pola hidup sebelum pandemi, sehingga ada istilah bahwa di-era pandemi kita memasuki era ‘new normal’, misalnya sebelum pandemi organisasi social sering mengadakan pertemuan di rumah atau di gedung pertemuan dengan berbagai acara; dengan adanya pandemi pertemuan semacam ini mungkin cukup dilakukan secara virtual.

Kendati demikian, ada hal-hal lama, tradisi atau budaya nampaknya tidak tergantikan dengan cara-cara virtual karena disitu ada unsur-unsur social, emosional, saling menguatkan dan sebagainya yang memerlukan kontak langsung. Oleh karena itu, Rukun Tondano California, tetap berusaha mempertahankan tradisi dan budaya yang di-actualisasikan dalam bentuk pertemuan bulanan yang tentu saja memperhatikan protokol kesehatan.

Kali ini, pada pertemuan bulanan tanggal 31 Juli 2021 di rumah keluarga Pongilatan, di samping adanya kegiatan rutin organisasi, maka melalui percakapan diantara sesama anggota rukun dengan mengenang peristiwa-peristiwa masa lalu, terungkap sebuah kisah tentang cikal bakal berdirinya organisasi warga Minahasa di Amerika Serikat yang pertama kali menggunakan istilah Kawanua.

Berikut ini adalah penuturan Ibu Anna Mamesah-Kaseger tentang kisah tersebut.

Kenang-kenangan ketika almarhum Ir. Julius Undap yang akrab dipanggil “Kaka” mendampingi Bapak Ventje Sumual, Ketua Umum “Kerukunan Keluarga Kawanua” (K3) Jakarta yang diundang khusus oleh Pengurus KKC (Kerukunan Kawanua California) untuk hadir dalam acara “Bakudapa dan Dialog” dengan masyarakat Kawanua di California, 12 Mei 1996 yang diselenggarakan oleh Pengurus KKC bertempat di Loma Linda City Hall, Loma Linda, California.

Pengurus KKC mempercayakan kepada “Kaka” memandu dialog tersebut. Perlu diketahui bahwa Kaka sangat berperan penting sehubungan dengan berdirinya organisasi warga Minahasa di Amerika Serikat (AS) yang pertama kali menggunakan istilah Kawanua sebagai nama organisasi social-budaya masyarakat Kawanua di AS. Julius-lah yang mendorong dan membantu para pemrakarsa mempersiapkan segala sesuatunya mendirikan organisasi ini. Terima kasih Kaka, torang nyanda akan lupakan apa yang iwes telah buat demi memperkenalkan dan melestarikan budaya Minahasa di kalangan warga Kawanua di perantauan khususnya di Amerika Serikat dan di tempat-tempat lain di seluruh dunia. Selamat jalan sahabat.

Source: FM/AI

0